Nantinya, kata Adung Pemerintah dan perusahaan akan menyediakan harga penyangga ditingkat petani untuk menjaga apabila harga pasar singkong ditingkat dunia anjlok. “Harga ini akan menyelamatkan petani jika harga pasaran ubi kayu coleps,” bebernya.
Untuk penentukan harga Pemerintah dan Perusahaan akan membuat tim khusus untuk menentukan harga penyangga tersebut dan disesuaikan harganya. “Ada tim yang menyesuakan dengan harga di Bangkok,” tuturnya.
Harga yang telah disepakati merupakan harga yang telah berada dititik kumpul dan singkong yang telah selesai dipanen diangkut oleh perusahaan menggunakan mobil. “Biaya transportasi akan di tanggung oleh Perusahaan,” imbuhnya.
Sebelumnya pemerintah dan pihak investor telah melakukan survei kualitas singkong dan ketersediaan lahan penanaman. Selain Kabupaten Banggai Laut sebelumnya PT Borneo Cemerlang telah berinvestasi pada bidang yang sama di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah.
Sebelumnya Bupati Sofyan menyampaikan telah menandatangani nota kesepahaman dengan investor tentang pembuatan pabrik singkong, “Dengan adanya pabrik ini insya allah hasilnya kita bisa ekspor langsung ke Cina,” ungkapnya. (NOMO)
Halaman : 1 2

















