SENAYAN, KABAR BENGGAWI – Fraksi PDI-Perjuangan meminta pemerintah untuk terus meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan para petani dan nelayan, khususnya dalam program yang ditetapkan dalam RAPBN TA 2022. Kesejahteraan petani dan nelayan tersebut salah satunya diukur melalui Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN), di mana dalam RAPBN TA 2022 ditetapkan berada pada kisaran 102-104 dan 102-105.
Dalam Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (19/8/2021), Anggota DPR RI Mercy Chriesty Barends menyampaikan, dari data NTP dan NTN dari tahun 2010 sampai dengan 2020, Bangsa Indonesia pernah mencatat NTP tertinggi yaitu 115 di tahun 2012, dan NTN tertinggi yaitu 114 di tahun 2014.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Atas dasar itu, F-PDI Perjuangan berpendapat pemerintah masih dapat meningkatkan angka NTP dan NTN untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani dan nelayan sebagai bagian dalam membangun kedaulatan pangan Indonesia.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















