Sementara itu, Wabup Ablit H. Ilyas menjelaskan, bukan soal keluar juara ketiga umum. Namun, seluruh Kabupaten/ Kota di Sulteng mengetahui bahwa di Banggai Laut ternyata Al-qur’an dan hadist hidup di daerah itu.
“Harapan-harapan besar itu dan semangat syiar agama akhirnya kita berhasil, ” kata Wabup Ablit.

Wabup berharap setelah ini, Al-qur’an bisa menjadi pedoman hidup dan mengamalkannya sehingga menjadikan Banggai Laut yang berkah. “Nama baik kita dapat, syiar kita dapat dan itulah harapan kita semua,” pungkasnya.
Setelah melakukan evaluasi, para peserta kafilah mendapatkan hadiah dari pemerintah daerah dan Ibu Bupati Waode Shafiah.

“Jangan dilihat dari nilainya, namun perjuangan kalian anak-anaku tetap membawa harum nama Banggai Laut,” pesan Bupati. NOMO/Adv
Halaman : 1 2


















