BANGGAI, KABAR BENGGAWI – BKKBN Sulteng memuji kerja nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Laut dalam menurunkan angka prevelensi stunting hingga 6.1 persen ditahun 2022. Hal itu diungkapkan Sekretaris BKKBN Sulteng Irmawati pada forum koordinasi percepatan penurunan stunting di ruang rapat Bappeda, Rabu (14/6/2023).
“Berdasarkan survei status gizi indonesia (SSGI) Banggai Laut sebesar 20 persen atau mengalami penurunan sebesar 6.1 persen, ini sangat luar biasa dan ini penurunan tertinggi se Sulawesi Tengah,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Irmawati mengatakan, Pemerintah pusat dan Kepala BKKBN selaku ketua percepatan penurunan stunting tingkat nasional mengapresiasi kepada Pemkab Banggai Laut bersama seluruh tim atas keberhasilan penurunan stunting hingga 6.1 persen.
“Di tahun 2023 ini kita perlu bekerja keras lagi karena harus sesuai dengan Perpres 72 tahun 2021,” ujarnya.

Dengan sisa angka yakni 20 persen, kata dia, ini berarti setiap kelahiran 100 anak maka masih terdapat 20 anak yang stunting, “Oleh karena itu kita perlu evaluasi seluruh upaya intervensi stunting selama ini,” ucap dia.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















