BANGGAI, KABAR BENGGAWI – Yayasan Penyu Indonesia (YPI), bersama dengan Aliansi Konservasi Tompotika (AlTo) dan Lembaga Penggiat Lingkungan “Pendaki Cinta Tantangan Alam” (Pecita), menggelar edukasi perlindungan penyu di SMA Negeri 1 Banggai dan SMK Negeri 1 Banggai. Kabupaten Banggai Laut, Rabu (22/11/2023)
Kegiatan itu dilakukan dengan mengajak siswa-siswi diskusi interaktif akan pentingnya perlindungan penyu.
Para siswa yang mengikuti kegiatan ini tampak antusias dalam mengikuti kegiatan.
Sejak Senin 20 hingga Rabu 22 November tim telah mengujungi sebanyak 5 sekolah yg tersebar di Kab.Banggai laut yakni SMK Al-Hajar Lampa, SMP N 2 Banggai, SDN 3 Banggai, SMA N 1 Banggai dan SMK N 1 Banggai, Total Audiens secara keseluruhan di kelima sekolah tersebut adalah 244 siswa dan siswi.
Perlindungan penyu menjadi semakin krusial mengingat populasinya terus berkurang akibat kerusakan habitat dan eksploitasi manusia, termasuk perburuan dan perdagangan ilegal.
Penyu sisik, yang kerapasnya sering dijadikan bahan perhiasan, menghadapi ancaman lebih besar.
Juru kampanye Yayasan Penyu Indonesia Bhary Djumaan menyampaikan edukasi kepada masyarakat menjadi kunci untuk mengurangi permintaan pasar terhadap produk-produk penyu.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















