Tak hanya itu, Apri juga menyebut bahwa menurut mereka sewa sekretariat mahasiswa tak memiliki efektifitas atau peranan terhadap pembangunan daerah.
“Ada pernyataan bahwa dimana peran mahasiswa terhadap daerah..? Saya rasa tidak logis justru mahasiswa dan pendidikan itu aset daerah,” timpalnya.
Ditanya terkait siapa yang menyatakan demikian, Aprianto menyebut salah satu
ASN di lingkup Pemkab Banggai Kepulauan.
“Saya rasa ini ibu tidak paham pentingnya mahasiswa menjadi salah satu pengawal kebijakan publik dan aset daerah kedepan, padahal itu ibu seorang Kabid,” tukasnya kesal.
Selain itu, Ia mengajak mahasiswa dan senior ataupun alumni yang lahir dan masih bernaung di enam organisasi daerah tersebut agar bersama-sama memperjuangkan anggaran sewa sekretariat.
Penulis : Nomo
Halaman : 1 2

















