BANGGAI, KABAR BENGGAWI– Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kabupaten Banggai Laut Sa’id Lata menegaskan komitmennya untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa melalui penempatan tenaga kesehatan di setiap Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Polindes.
Ia menyampaikan setiap Pustu dan Polindes yang telah diperbaiki dan memenuhi standar pelayanan akan ditempatkan masing-masing satu orang bidan dan satu orang perawat, serta dilengkapi dengan ketersediaan obat-obatan dasar.
“Konsep pemikiran saya adalah, setiap Pustu dan Polindes yang sudah diperbaiki dengan baik akan ditempatkan satu bidan dan satu perawat, serta menyiapkan obat-obatannya,” ujarnya
Ia juga menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan di seluruh kecamatan dan desa masih banyak masyarakat yang mengeluhkan pelayanan kesehatan, terutama untuk penyakit-penyakit umum seperti demam, kolesterol, tekanan darah tinggi, dan asam urat.
“Kasihan masyarakat, hanya untuk periksa demam, kolesterol, darah tinggi, atau asam urat saja harus ke puskesmas, bahkan sampai ke rumah sakit. Itu tentu membutuhkan biaya dan pengeluaran lain,” ungkapnya.
Dengan adanya tenaga kesehatan dan obat-obatan yang tersedia di Pustu dan Polindes, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan dasar lebih dekat, cepat, dan terjangkau, tanpa harus menempuh jarak jauh ke puskesmas atau rumah sakit.
Ariyanto Lata menambahkan, kebijakan ini juga bertujuan untuk menekan angka keluhan masyarakat di bidang kesehatan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara merata di seluruh wilayah Banggai Laut.
“Kalau keluhan penyakit masyarakat bisa dideteksi sejak dini di desa, maka penanganannya akan lebih cepat dan beban pelayanan di puskesmas maupun rumah sakit juga bisa berkurang,” tutupnya.(Man)

















