Materi kursus mencakup higiene perorangan, kebersihan dan sanitasi peralatan, kebersihan lingkungan kerja, pengendalian vektor, serta penerapan keamanan pangan pada seluruh tahapan produksi pangan siap saji.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat diterapkan secara nyata di setiap dapur SPPG.

“Setelah kembali ke dapur masing-masing, harus ada perubahan. Tangan lebih bersih, peralatan lebih bersih, dapur lebih tertata dan proses kerja lebih disiplin,” ujarnya.
Ia juga meminta para peserta menjadi penggerak budaya keamanan pangan di tempat kerja masing-masing dengan menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kursus.
“Ketika kita menjaga kebersihan dapur, sebenarnya kita sedang menjaga kesehatan masyarakat. Ketika kita memastikan makanan aman, kita sedang menjaga kepercayaan masyarakat,” katanya.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan standar higiene dan sanitasi pangan pada seluruh SPPG di Kabupaten Banggai Laut, sehingga makanan yang disajikan kepada masyarakat tetap aman, sehat dan memenuhi standar kesehatan. (Man)
Halaman : 1 2


















