Ekosistem Kendaraan Listrik RI Terus Berkembang

- Jurnalis

Senin, 29 April 2024 - 00:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABAR BENGGAWI – Ekosistem kendaraan listrik Tanah Air terus tumbuh dan bergerak. Bayangkan, kini kita sangat mudah menemukan kendaraan listrik, baik roda dua maupun roda empat, berlalu lalang di jalan raya.

Pelbagai merek kendaraan listrik sudah meramaikan jalan raya di Indonesia. Populasi kendaraan jenis ini terus tumbuh dan berkembang. Demikian pula dengan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum bertambah jumlahnya.

Data PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mencatat hingga awal 2024 telah membangun 1.124 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), 1.839 unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dan 9.558 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang tersebar di seluruh Indonesia.

BACA JUGA :  ULT BNN/P4GN Segera Hadir di Balut Bupati Sofyan Kaepa Siapkan Kantor dan Lahan

Itu baru milik PLN, belum lagi yang diusahakan swasta atau perorangan. Semakin menjamurnya stasiun charging listrik di Indonesia itu tentu didasari kenyakinan populasi kendaraan listrik akan terus tumbuh. Artinya, kue bisnis kendaraan listrik sangat gurih dan berpotensi berkembang.

Atas dasar data di atas, pelaku bisnis kendaraan listrik pun berani bertaruh melakukan investasi besar di Indonesia, salah satunya produsen nikel terbesar di dunia, Tsingshan Holding Group Co. Mereka dipastikan bakal membangun pabrik baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Unit bisnis baterai Tsingshan Holding Group Co. bakal menjadi investor terbaru dari China. Investor itu siap melakukan penghiliran komoditas pertambangan mineral dengan nilai tambah yang lebih menguntungkan.

BACA JUGA :  Sulteng Ekspor Durian Beku ke Tiongkok 151 Kontainer, 4.077 Ton

Unit Tsingshan Holding Group Co, REPT BATTERO Energy Co akan membangun pabriknya dekat fasilitas milik Tsingshan di Teluk Weda, Halmahera dan direncanakan beroperasi pada tahun depan.

Pemilihan lokasi yang berdekatan dengan fasilitas Tsingshan juga bertujuan agar perusahaan bisa memanfaatkan bahan mentah dan infrastruktur yang sudah ada.

Hingga kini, China merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia, karena Negeri Panda itu setidaknya telah menghabiskan lebih dari USD7 miliar pada tahun lalu.

Sebagian besar investasi yang dikeluarkan tersebut digunakan untuk membangun fasilitas pengolahan cadangan bahan mentah yang berlimpah di Tanah Air.

BACA JUGA :  Sulteng Ekspor Durian Beku ke Tiongkok 151 Kontainer, 4.077 Ton

Hal tersebut sejalan dengan ambisi Indonesia untuk menjadi pusat perkembangan kendaraan listrik global. Sebagai informasi, China tercatat menjadi negara yang paling banyak menjual mobil listrik di dunia.

“Biaya tenaga kerja dan listrik di Indonesia serupa dengan di China. Tsingshan memiliki infrastruktur yang komprehensif, dan pengalamannya yang luas di negara ini akan membantu dalam memperkirakan anggaran. Kami juga memiliki hubungan baik dengan Pemerintah Indonesia yang mendukung sektor energi baru,” kata Jason Hong, Manajer Umum REPT AS, seperti dikutip satu media asing, Rabu (27/3/2024).

Follow WhatsApp Channel www.kabarbenggawi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Rekomendasi untuk Anda

ULT BNN/P4GN Segera Hadir di Balut Bupati Sofyan Kaepa Siapkan Kantor dan Lahan
Sulteng Ekspor Durian Beku ke Tiongkok 151 Kontainer, 4.077 Ton
Banggai Laut Siap Jadi Tuan Rumah Interfaith Harmony Camp
Perusahaan Minyak Italia, Eni Indonesia Finalkan Investasi Proyek Gas Besar di Kalimantan Timur
Tak Hanya Bagi Takjil, YNCI Banggai Laut Chapter Juga Salurkan 20 Paket Sembako
Bupati Sofyan Kaepa: Konektivitas Jadi Kunci Tekan Inflasi di Banggai Laut
Menggunakan Garuda Indonesia, Presiden Prabowo terbang ke Washington DC
Bupati Sofyan Kaepa Lantik Saiful U. Usuria Sebagai Sekda Banggai Laut
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Sofyan Kaepa Tutup Latsar CPNS, Tegaskan Disiplin ASN

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:41 WITA

Headline News

Sulteng Ekspor Durian Beku ke Tiongkok 151 Kontainer, 4.077 Ton

Kamis, 16 Apr 2026 - 16:54 WITA

Advertorial

Dinkes Banggai Laut Gelar Pemeriksaan Gratis di HUT ke-62 Sulteng

Senin, 13 Apr 2026 - 09:11 WITA

Advertorial

Banggai Laut Siap Jadi Tuan Rumah Interfaith Harmony Camp

Kamis, 9 Apr 2026 - 10:47 WITA