BANGGAI, KABAR BENGGAWI – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaaten Banggai Laut (Balut) menyoroti kinerja Dinas Perikanan, pasalnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diproyeksikan begitu kecil, padahal tumpuan dari semua PAD yang ada di Kabupaten paling timur Sulawesi Tengah itu berada di perikanan dan kelautan.
“Masa kita daerah penghasil ikan tapi PAD perikanan minim, alasannya dari dulu karena tidak ada TPI, tapi tidak pernah dibangun,” tegas Alauddin H Ilyas saat rapat kerja, Selasa (7/6/2022).

Ia menilai Dinas Perikanan tidak becus memaksimalkan atau mencari sumber PAD lainnya dibidang Perikanan, padahal selama ini perikanan jadi motor penggerak PAD. “Itu sumber pendapatan besar, alasanya retribusi TPI pelabuhan sudah dilarang BPK dan dijadikan temuan,” ujarnya.
Tidak hanya TPI, Alauddin juga menyoroti Balai Benih Ikan (BBI) selama ini tidak pernah menghasilkan produk jual yang ekonomis. BBI harus berbenah jika benih yang dihasilkan tidak memiliki nilai jual diharapkan agara segera diganti, misalnya dengan bibit udang vaname. “Hanya bibit terus tapi tidak jelas dikemanakan,” tuturnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















