Makanya sentuhan “Oashe” yang mau berbagi keprihatinan dengannya merupakan kejutan terindah yang tak pernah terbayangkan.
Ibarat oase di tengah gurun pasir, kehadiran para muda milenials itu mampu memantik gairah hidup Laonti yang sudah nyaris terkubur.
Kepada Kabar Benggawi, Jul Bukalang pentolan grup Oashe menerangkan bahwa hari itu mereka baru realisasi tahap awal.
Dia mengaku gembira dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya pada sejumlah pihak yang sudah mengulurkan bantuan.
“Banyak sekali yang membantu,” kata dia.
Selain perorangan, Jul menyebut bank BRI, Mandiri dan bank Sulteng Banggai. Bahkan organisasi Karang Taruna kabupaten serta anggota kepolisian angkatan 440 Polres Bangkep pun turut ambil bagian.
“Kami hanya penginisiatif, tanpa orang-orang baik ini kami tak bisa berbuat banyak,” ungkapnya.
Rabu kemarin, mereka nekat mulai kerja karena hari itu di kas “Oashe” sudah terkumpul kurang lebih Dua Puluh Juta Rupiah.
“Masih kurang, hehehe. Tapi sambil terus menggalang dana, kami harus sudah mulai. Mudah-mudahan semua lancar,” timpal Rio, rekan Jul dengan senyum khasnya. (SBT)
Halaman : 1 2

















