“Pemerintah sudah berupaya untuk menghadirkan BBM bersubsidi namun ada oknum nakal yang memanfaatkannya,” sambungnya.
Ia mengatakan, Pemerintah terus berupaya untuk mencari pelaku yang menyebabkan terjadinya antrian panjang di sejumlah SPBU.
Meski begitu, saat ini pihak Kesbangpol terus menyilidiki kasus tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun BBM Pertalite yang tersebar di Kabupaten Banggai Laut sekitar 48.000 liter/minggu yang tersebar di dua SPBU Timbong dan Kendek.
“Insya allah dalam dua hari ini kami akan berusaha menormalkan kembali,” ujarnya. NOMO
Halaman : 1 2


















