BANGGAI, KABAR BENGGAWI – Meski telah memasuki akhir Triwulan III (Tw-III), namun serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Kabupaten Banggai Laut 2022 belum juga menunjukan progres kearah yang lebih baik. Akibatnya, geliat ekonomi di Kabupaten paling timur di Sulawesi Tengah itu tak mampu memberikan dampak pertumbuhan ekonomi masyarakat, tidak hanya itu inflasi di masyarakat juga tak mampu ditekan.
Pemerintah Daerah atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dipercaya membuat kebijakan agar geliat pertumbuhan ekonomi terus berjalan nampaknya tidak becus melakukan penyerapan APBD 2022, bagaimana tidak sepanjang semester satu tahun 2022 ini dengan komposisi total APBD sebesar Rp.662.705.615.591 hanya mampu direalisasikan Rp.246.095.135.931 atau yang diserap hanya 37.13 persen dari total APBD.
Dengan rendahnya serapan APBD memantik nalar kritis publik tentang kinerja SKPD selama semester satu 2022 ini. Sejumlah kalangan mendesak perlunya evaluasi di kalangan kepala SKPD sebab jika masih menggunakan gaya lama seperti penyerapan nanti di APBD-P sepertinya tidak ada arah kebijakan baru dengan pemerintahan sebelumnya, padahal penyerapan anggaran perlu dilakukan sesegara mungkin sebab APBD untuk hajat hidup orang banyak dan satu-satunya penopang ekonomi di daerah yang memiliki fiskal sangat rendah ini.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















