“Aturannya votter membawa mandat dari masing-masing club, namun oleh ASPROF ditambahkan syarat lainnya yakni yang punya hak pilih harus club yang memiliki lapangan sepak bola, lucu kan,” tukasnya.
Tidak hanya itu Wiratno yang juga ikut dalam bursa calon ketua, setelah sidang ditunda dan dilanjutkan pukul 21.00 Wita dirinya sudah tak dikonfirmasi untuk hadir kembali di Muscab itu.
“Musyawarah dilanjut dengan diam-diam dan berakhir aklamasi, dengan jumlah pemilih tidak mencapai setengah, karena pemilih yang dianggap bersebelahan dengan mereka sudah tak lagi diberitahukan,” beber dia.
Disisi lain Wakil Sekretaris Karang Taruna ini juga menyayangkan PSSI Banggai Laut yang notabene sebuah organisasi terpandang namun saat Muscab nya tidak berlandaskan AD/ART, padahal, kata dia, AD/ART yang harus dipatuhi dan dibahas secara bersama dengan masing-masing club.
“Saya katakan pengurus PSSI Banggai Laut hari ini tidak sah, prematur secara kepengurusan,” ungkapnya. Man
Halaman : 1 2


















