Audit kasus stunting untuk mengidentifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok sasaran berisiko stunting, yaitu calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui atau nifas dan baduta atau balita berdasarkan data e-PPBGM dan data eLSIMIL serta Data Google Form terkait dengan ibu Hamil,ibu Pasca Salin dan Calon Pengantin yang diperoleh melalui Tim Pendamping Keluarga di Tingkat Desa.
Jika ada kasus berat kata Alimudin maka akan di tindak lanjuti oleh Tim Audit Kasus Stunting Kabupaten yang akan melibatkan Tim Tekhnis dan Tim Pakar atau dokter ahli anak dan kandungan serta ahli gizi.
“Jika dilapangan terdapa kasus berat maka akan di tindak lanjuti oleh tim audit,” ungkap Alimudin
Selanjutnya Pakar Audit akan presentasikan hasil penilaian kasus berat tersebut pada pertemuan diseminasi audit kasus stunting dihadapan TPPS Kabupaten. OPD yang tergabung dalam TPPS akan melakukan intervensi spesifik dan intervensi sensitif kasus yang tersebar di 2 Kecamatan Lokus tahun ini dengan sumber daya yang dimiliki oleh OPD yang tergabung dalam TPPS Kabupaten.
“Ini rangkaian penanganan Stunting yang kami lakukan dilapangan,” tutupnya. Man
Halaman : 1 2


















