Terpisah, Kepala Desa Kendek, M. Andrisyah saat dihubungi wartawan membenarkan pembangunan jetty tersebut berada di wilayahnya.
Hanya terkait izin pembangunan jetty, Adriansyah mengaku belum dikonfirmasi.
“Iya, untuk lebih jelasnya nanti hubungi pihak pelaksana bandara,” kata dia.
Dirinya juga menyampaikan, bahwa saat ini pembangunan jetty tersebut telah dihentikan. Dia menyesalkan sikap pelaksana pembangunan jetty yang terkesan di sembunyikan.
“Saya sudah ke Bakum untuk hentikan kegiatan di sana. Ini pelaksana sebenarnya apa dorang pe tujuan ini, macam baku-baku sambunyi terkait material ini,” tuturnya.
Meski telah dihentikan, pembangunan jetty sudah terlanjur dikerjakan dan penimbunan badan jembatan sudah menjorok ke laut.(TIM)
Halaman : 1 2

















