BANGGAI, KABAR BENGGAWI-Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Laut (Balut) gerak cepat mengundang kepala dinas kesehatan dan kepala Puskesmas Banggai untuk mengklarifikasi terkait isu tak sedap yang sempat viral di medsos. Rabu (21/05).
Rapat yang dipimpin oleh Wakil ketua II Abukar O. Sumail ia mengatakan, selaian mengklarifikasi apa yang sudah menjadi konsumsi publik saat ini, pertemuan kali ini juga merupakan rapat kerja bersama Dinas Kesehatan. “Ini bagian dari agenda rapat kerja kita antara DPRD dalam hal ini komisi III dan Dinas Kesehatan, ” kata Abukar.

Terkait isu yang berkembang di medsos kepala Puskesmas Zaenab Hamid mengatakan, bahwa setelah proses melahirkan pasien sudah bisa pulang ke rumah namun masih ada beberapa perawatan yang dilakukan oleh pihak medis di antaranya adalah Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) pada bayi ini pemeriksaan darah sederhana yang dilakukan untuk mendeteksi kelainan hormon tiroid yang dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang dan keterbelakangan mental. Pemeriksaan ini sangat penting untuk mencegah masalah serius pada bayi dan memastikan tumbuh kembangnya yang optimal.
“SHK ini rangkaian perawatan yang di tanggulangi oleh BPJS dan ada masa waktu yang sudah menjadi ketetapan jika tidak dilakukan makan pasien akan di kenakan pasien umum, ” Kata Zaenab.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















