Upaya yang dilakukan oleh pihak Puskesmas agar pasien membawa anaknya di Puskesmas sudah maksimal, telpon beberapa kali tidak di angkat, sehingga ada inisiatif staf Puskesmas untuk menyodorkan sejenis tagihan agar pasien lebi kooperatif melaksanakan perawatan.
“Kami hanya memperlihatkan jika ibu tidak mau melanjutkan perawatan maka ibu masuk dalam pasien umum dan ini tagihannya, ” ungkap Zaenab.
Beberapa anggota DPRD merespon yang sudah dijelaskan kepala Puskesmas misalnya Zulfikar menjelaskan pihak kesehatan perlunya sosialisasi yang masif kepada masyarakat terkait hal-hal semacam ini. Apalagi pemeriksaan yang akan dilakukan oleh bidan menyangkut bayi sehingga ada was-was pada keluarga pasien untuk melakukan pemeriksaan.
Senada denganya Firman dan Lahami juga mengkritisi pelayanan kesehatan baik itu di Puskesmas dan Rumah sakit perlu di tingkatkan. “Jangan sempe baru mo liat mukanya perawat pasien tambah amal,” ungkap Firman. (man)
Halaman : 1 2


















