Selain Pertalite, petugas juga mengamankan 63 jeriken solar. Dari jumlah tersebut, 60 jeriken diduga milik RB, sedangkan tiga jeriken lainnya disebut merupakan milik kapal.
Sejumlah pertanyaan masih perlu dijawab dalam penanganan kasus ini. Siapa sebenarnya F? Apakah yang bersangkutan berperan sebagai pemilik modal, pengumpul BBM, atau pihak yang menguasai barang sebelum dikirim ke luar daerah?
Hingga kini, informasi mengenai identitas, peran, serta asal-usul BBM tersebut masih membutuhkan klarifikasi dan verifikasi dari pihak berwenang. Begitu pula dugaan bahwa sebagian BBM berasal dari Kabupaten Banggai dan sebagian lainnya dari Banggai Laut.
Publik pun menunggu tindak lanjut penanganan kasus tersebut, termasuk kepastian mengenai sosok F dan dugaan keterlibatannya dalam pengumpulan maupun pengiriman BBM bersubsidi.
Transparansi dalam mengungkap fakta-fakta tersebut diperlukan agar penanganan kasus tidak berhenti pada penyitaan barang bukti, tetapi juga memberikan kejelasan mengenai asal-usul BBM dan pihak yang bertanggung jawab sesuai hasil pemeriksaan. (Tim)
Halaman : 1 2


















