PALU, KABAR BENGGAWI-Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan serta Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, melepas ekspor raya komoditas durian beku ke Tiongkok dengan tema “Sulawesi Tengah Menuju Raja Durian Dunia”.Kegiatan tersebut berlangsung di instalasi karantina PT Duco Food Indonesia, Kelurahan Baiya, Kompleks Pergudangan Pelabuhan Pantoloan.Kamis (16/04/26)
Gubernur menegaskan bahwa Sulawesi Tengah merupakan salah satu provinsi penghasil durian terbesar di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk menembus pasar global.
“Potensi ini bukan sekadar kekayaan alam yang perlu kita syukuri, tetapi harus kita kelola secara serius, profesional, dan berorientasi pasar internasional. Hari ini kita membuktikan bahwa petani durian Sulawesi Tengah mampu berdiri sejajar dengan produsen durian terbaik dunia,” tegasnya.
Sejak Januari hingga 12 April 2026, Sulawesi Tengah telah berhasil mengekspor 151 kontainer durian beku ke Tiongkok dengan total volume mencapai 4.077 ton senilai Rp377,5 miliar.
Khusus pada pelepasan ekspor raya kali ini, sebanyak 17 kontainer dengan volume 459 ton atau senilai Rp42,5 miliar resmi diberangkatkan. Capaian ini dinilai sebagai tonggak penting dalam penguatan posisi Sulawesi Tengah di pasar ekspor hortikultura dunia.
Lebih lanjut Sulteng juga terus memperkuat posisinya sebagai sentral produksi durian di kawasan timur Indonesia, yang mencakup wilayah Sulawesi, seperti Gorontalo, Mamuju Barat, Luwu, Masamba, hingga Bulukumba.
Peran strategis ini semakin menegaskan Sulawesi Tengah sebagai pusat pengembangan dan distribusi durian unggulan yang mampu memasok kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















