Salah satu warisan adalah bahasa daerah yang terus tergusur oleh zaman. Generasi yang disebut milenial banyak yang tak lagi menggunakan bahasa daerahnya.
Untuk itu, melalui digitalisasi teknologi media massa kami hadir dengan Rubrik Galal Banggai. Rencana kami pada awalnya adalah menyajikan berita berbahasa Banggai, Namun karena keterbatasan SDM, sehingga kami memutuskan untuk menerbitkan cerita-cerita pendek berbahasa Banggai saja yang kami sebut Galal Banggai. Paling tidak, ada upaya kami untuk merawat bahasa Banggai yang terus tergusur oleh zaman.
Kami akui rubrik ini, masih terdapat banyak kekurangan, terutama dari sisi kualitas dan kuantitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun demikian, kami terus berupaya dengan SDM anak muda yang kami miliki, kami yakin akan tampil dengan identitas dan warna tersendiri.
Akhir kata, kami ucapkan terima kasih kepada para kolega/mitra dan pembaca, atas dukungannya. Kami selalu terbuka untuk menerima saran dan kritik yang sifatnya membangun. Selamat membaca.*
Salam Redaksi Kabar Benggawi
Halaman : 1 2


















