Secara teknis, chip singkong kering yang bakal dikirim ke China akan diubah menjadi kristal glukosa. Kristal glukosa ini bisa diubah menjadi gula pasir, gula industri, bio etanol sampai menjadi cairan infus. “Tapi nanti di sana,” katanya.
Pemerintah menargetkan ekspor singkong ke Cina akan dipercepat dan saat ini tim PT Sinar Borneo Cemerlang tengah mengurus berkas administrasi dan teknisnya. “Sehingganya bulan Januari atau Februari 2022 kita sudah ekspor perdana,” ungkapnya.
Adung mengatakan, ini merupakan terobosan yang luar biasa karena langsung ekspor ke Cina, secara data statistik di Kementerian Perdagangan Banggai Laut akam tercata sebagai ekspor-import Dunia dan sebagai pemasukan Negara. “kita dapat bagi hasil dari Negara,” tuturnya.
Adung berharap program ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Pertanian tetapi juga bisa bersinergi antar Organisasi Perangkat Daerah.
Diketahui kebutuhan singkong yang harus dipenuhi Banggai Laut untuk diekspor ke Cina adalah 250 ton/hari. (NOMO)
Halaman : 1 2

















