Headline NewsPeristiwa

Gerak Cepat, Bupati Sofyan Tinjau Abrasi di Matanga

Warga : Terima Kasih Pak Bupati sudah turun melihat kondisi kami

BANGGAI SELATAN, KABAR BENGGAWI – Setidaknya 15 rumah rusak di Desa Matanga Kecamatan Banggai Selatan akibat dari abrasi pantai dan gelombang tinggi yang menerjang, Rabu subuh (26/7/2023).

Mendapat informasi itu, Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa bergerak cepat turun langsung melihat kondisi di Desa Matanga, koordinasipun dilaksanakan.

Kepala Desa Matanga Ariando Mataya menjelaskan, setidaknya 6 rumah yang rusak berat, abrasi pantai yang terjadi tahun lebih mencekam dari pada beberapa tahun silam. “Alhamdulillah, pak Bupati turun langsung, keluh kesah masyarakat yang rumahnya berada di bibir pantai bisa diatasi dengan adanya koordinasi membuat tanggul batu sementara,” jelasnya.

BACA JUGA :  Terbukti Korupsi, Mantan Kepala BPKAD Banggai Kepulauan Divonis 14 Tahun Penjara

“Proses penimbunan batu sementara dilaksanakan,” sambung dia.

Saat ini, kata Ariando. Warga yang menjadi korban tengah diungsikan di tempat tinggal sementara dan pihaknya telah memberikan sembako.

“Itu sudah disiapkan,” katanya.

Arlando menyampaikan, masyarakat desa Matanga sangat berterima kasih kepada Bupati Sofyan karena turun langsung melihat kondisi dilapangan.

“Terima kasih pak bupati,” ucap Ariando meniru ucapan warga Matanga.

BACA JUGA :  Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Banggai Laut Mulyadi Mojang melalui Bidang Logistik dan Kedaruratan Yusdianto Agusno mengatakan, kejadiaan naas itu disebabkan akibat gelombang pasang yang tinggi sehingga terjadi abrasi pantai,

“Kejadian di Matanga itu sudah sering terjadi, bukan kali ini,” kata Yusdianto saat ditemui wartawan di kantornya.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Yusdianto Agusno

 

BACA JUGA :  Kejari Balut, Musnakan 43 Barang Bukti

Setelah mendapat informasi, Bupati Sofyan, BPBD Banggai Laut dan OPD terkait bergerak cepat turun langsung.

“Kami langsung mengkaji kerugian material dan non material,” ujarnya.

Ditanya terkait bantuan logistik dari BPBD Yusdianto menjelaskan, saat ini belum ada perintah untuk memberikan logistik sebab berdasarkan kajian masih belum masuk standartnya.

“Untuk logistik saat ini belum ada perintah dari pimpinan, namun kalo sudah ada perintah, bisa langsung kita turunkan,” pungkasnya.

Penulis : Nomo
Editor : –