Ditambahkan, Tamrin, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari Toko Bangunan milik Safur Mangantjo (69) yang didalamnya terdapat banyak bahan yang mudah terbakar seperti oli, thiner, karet, plastic dan beberapa tabung LPG 5 Kg.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai milyaran rupiah,” terangnya.
“Api berhasil dipadamkan sekira jam 16.00 Wita oleh warga setempat dibantu oleh mobil Tangki milik Johny Nayoan dan PT. Koninis Fajar Mineral,” sambungnya.
Dia menambahkan, adapun bangunan yang turut menjadi korban kebakaran yakni Toko Holand (Toko Elektronik dan Furnitre) milik Kasman Muda (67), Toko Sembako milik Suudi Akhwan dan Warung Makan dengan pemilik Ardin.
“Polsek Bunta turun TKP melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi, membantu pemadaman dan mengumpulkan bahan keterangan,” tukasnya.
Halaman : 1 2


















