Pembangunan bandar udara telah dimulai sejak tahun 2019. Saat itu, Kementerian Perhubungan mengucurkan anggaran Rp 10 miliar untuk proses clearing, grubing, dan pengawasan pekerjaan. Tahun 2020, kembali dialokasikan sebesar Rp 30,1 miliar.
Saat kunjungan mantan Gubernur Longki Djanggola pada 15 September 2020 lalu, landasan pacu telah digarap. Tahun 2021 mendatang, Fitrajaya memastikan anggaran yang dialokasikan masih sama dengan 2020. “Masih sama dan masih persiapan lahan untuk konstruksi landasan pacu,” jelasnya.
Diketahui Pembangunan bandar udara telah dimulai sejak tahun 2019. Saat itu, Kementerian Perhubungan mengucurkan anggaran Rp 10 miliar untuk proses clearing, grubing, dan pengawasan pekerjaan. Tahun 2020, kembali dialokasikan sebesar Rp 30,1 miliar.
Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa menyampaikan bahwa Kepala Dinas Perhubungan akan ke Jakarta untuk bertemu dengan Dirjen Perhubungan Udara terkait penambahan landasan pacu bandara menjadi 1.600 meter. Selain itu, usulan anggaran pembangunan lanjutan tiga tahap sebesar Rp 400 miliar akan direalisasikan mulai tahun 2022.
Air bersih juga akan diarahkan ke Desa Kendek untuk memenuhi kebutuhan bandar udara. “Air yang ada di Desa Lambako akan dipasok ke Desa Kendek,” tuturnya*(Nomo)
Halaman : 1 2

















