Tercatat pengguna media sosial di Indonesia berdasarkan hasil riset Wearesosial Hootsuite yang dirilis januari 2019 mencapai 150 juta atau sebesar 56% dari total populasi. Jumlah tersebut naik 20% dari survei sebelumnya. Sementara pengguna media sosial mobile (gadget) mencapai 130 juta atau sekitar 48% dari populasi. Sebagian besar dari pengguna tersebut adalah remaja atau pelajar. Dan bagaimana dengan riset 2021 ? pasti sangat akan naik signifikan perubahannya.
Pada dasarnya media sosial ini hadir untuk mempermudah komunikasi dan informasi, merekatkan hubungan yang jauh, namun pada realitas media sosial bermetamorfosis menjadi media asosial, terlebih lagi memberi dampak buruk dikalangan pelajar saat ini, penurunan perilaku positif, mengakibatkan terjadi banyak ketidak pekaan pelajar melihat isu sosial hari ini, yang dulunya interaksi terjalin face to face communication semua terkikis demi sedikit karena media sosial, bahkan memberi efek buruk mental.
Dengan melihat kondisi generasi saat ini, PII (Pelajar Islam Indonesia) masih terus optimis menjadi salah satu organisasi pelajar yang tampil berperan di garda depan merawat dan menjaga komitmen Keislaman dan ke Indonesiaan sebagaimana tertera jelas di falsafah gerakan PII. Saat ini PII menjadi organisasi yang memberi kontribusi besar dalam membentuk karakter generasi dengan penanaman nilai melalui kegiatan training, kajian ta’lim dan membentuk forum-forum pelajar yang produktifitas, sebagai mana yang di ikthiarkan oleh PII menjadikan pelajar berkarkter muslim, cendekia dan pemimpin.
PII sampai saat ini membangun poros gerakan di berbagai pelosok Indonesia, baik skala kecil maupun besar, dari Pengurus komisariat sekolah, desa atau pun kecamatan, Pengurus Daerah Kabupaten bahkan Sampai Pengurus Wilayah Provinsi. Dengan harapan besar gerakan ini terintegrasi dengan baik,dan memberikan kekuatan besar untuk mencapai sebuah capaian dalam melawan krisis moral generasi saat ini, membangun mental positif di kalangan pelajar dan ujungnya membangun karakter generasi yang senantiasa memiliki nilai takwa dan iman, dan menghadiri pula nilai luhur yang berkeadaban.*
Halaman : 1 2

















