CERPEN | Perempuan Penyapu Halaman [13]

- Jurnalis

Selasa, 30 Maret 2021 - 21:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hamdani bingung sendiri mau menyilakan tamunya duduk di mana, sementara Sofiah masih tertidur di dangau. Ia kemudian mengajak mahasiswi psikologi itu duduk lesehan saja di atas rumput kering.

Anehnya Dianti tidak keberatan dan ia bahkan mulai duduk bersila. Mengenakan celana jeans menjadi pilihan tepat karena ia bisa lebih leluasa bergerak. Ia mulai membuka buku tulis dan alat perekam suara.

“Ada yang bisa saya bantu, Nyai?” tanya Hamdani melihat tamunya seperti kikuk dan kebingungan. Kok jadi gini, batin Dianti.

“Sejujurnya aku hadir di ijab kabul pernikahan kalian tempo hari karena didorong keingintahuanku saja,” kata Dianti setelah berhasil menguasai diri, sukses mengumpulkan kata-kata.
“Bahkan aku sampai menguntit kalian saat datang ke rumah orangtuamu, tetapi….”

“Untuk apa sampai menguntit saya, Nyai?”

“Meminta kesediaanmu diwawancara untuk sebuah penelitian,” jawab Dianti. “Oh ya belum kukatakan tadi, aku mahasiswi psikologi Universitas Padjadjaran yang tertarik meneliti percintaanmu dengan Sofiah.”

Hamdani tekun mendengarkannya dengan penuh khidmat.

“Sebentar…. saya buatkan dulu kopi madu,” kata Hamdani beranjak dari rumput kering yang didudukinya untuk menyeduh kopi. Kastrol berisi air panas masih di atas tungku berbara api. “Mengapa tertarik meneliti tentang hal itu, Nyai?” tanya Hamdani kemudian setelah menyodorkan kopi madu kepada tamunya.

“Karena ingin mengetahui motifmu menikahi perempuan sakit ingatan,” jawab Dianti ‘to the point’. Ia menanti jawaban Hamdani, terutama apakah ia marah dengan pertanyaannya itu atau biasa-biasa saja.

“Apa yang ingin didapat setelah mengetahui motif saya menikahi Sofiah?” tanya Hamdani kemudian.

“Sebuah kajian yang melawan konsep ‘Oedipus Complex’ selama ini,” kata Dianti. “Emh… maaf, mungkin kamu kurang paham tentang apa yang saya maksudkan, biar saya jelaskan terlebih dahulu….”

“Ya, mungkin, itu urusanmulah, Nyai,” potong Hamdani,
“kenyataannya saya tidak terlalu memuji emak, tetapi toh saya sangat mencintai perempuan yang usianya jauh di atas saya.”

Dhuaaar…. ada ledakan dahsyat dalam kepala Dianti, tidak disangka Hamdani paham konsep ini.

“Bagaimana kamu menggambarkan sosok ibumu sendiri?” tanya Dianti.

“Emak adalah ibuku, saya menghormati emak yang telah melahirkan saya. Maka, tidak ada kebencian dalam diri saya saat emak mengusir saya dan Sofiah, tetapi saya juga tidak terlalu suka emak,” jawab Hamdani. “Saya hormat bapak yang selalu kalah oleh emak dalam segala hal.”

“Apa hubungannya semua itu dengan Sofiah?”

“Saya tidak tahu,” jawab Hamdani. “Sofiah tidak bisa dihubung-hubungkan dengan emak atau dengan siapapun.”

“Dia punya arti khusus buatmu?” tanya Dianti sambil menunjuk Sofiah yang kini sudah terbangun, menggeliatkan badannya. Hamdani segera menghampiri dan terlihat seperti membisikkan sesuatu. Kemudian dia kembali lagi ke Dianti yang masih menanti di atas rumput liar.

“Apa tadi pertanyaanmu, Nyai?” Hamdani balik bertanya setelah berada tepat di depan mahasiswi psikologi itu.

“Apa arti Sofiah buatmu? Apakah kamu mencintainya karena motif tertentu atau memang benar-benar kamu tulus mencintainya?”

Hamdani balik bertanya setelah menarik napas panjang, “Apakah kamu siap mendengarkan cerita saya ini, Nyai?”

Dianti mengangguk, kemudian berusaha lebih mendekatkan dirinya ke Hamdani.

(Bersambung)

Follow WhatsApp Channel www.kabarbenggawi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Rekomendasi untuk Anda

FTBM Banggai Laut: Membumikan Literasi di Banggai “Tano Monondok”
Forum Taman Bacaan Masyarakat : Hadirkan Rangkaian Kegiatan Literasi di Banggai Laut
Candu Jawaban | CERPEN
Manifestasi Rindu | Puisi
CERPEN : Perempuan Penyapu Halaman [20]
CERPEN : Perempuan Penyapu Halaman [19]
CERPEN : Perempuan Penyapu Halaman [18]
CERPEN | Perempuan Penyapu Halaman [17]
Berita ini 65 kali dibaca

Rekomendasi untuk Anda

Rabu, 11 Oktober 2023 - 17:46 WITA

FTBM Banggai Laut: Membumikan Literasi di Banggai “Tano Monondok”

Kamis, 17 Agustus 2023 - 11:51 WITA

Forum Taman Bacaan Masyarakat : Hadirkan Rangkaian Kegiatan Literasi di Banggai Laut

Kamis, 15 September 2022 - 10:47 WITA

Candu Jawaban | CERPEN

Rabu, 14 September 2022 - 21:30 WITA

Manifestasi Rindu | Puisi

Rabu, 7 April 2021 - 22:00 WITA

CERPEN : Perempuan Penyapu Halaman [20]

Berita Terbaru

Advertorial

Lantik Pengurus DPPI Banggai Laut Ini Pesan Bupati Sofyan Kaepa

Selasa, 21 Apr 2026 - 11:20 WITA

Advertorial

Bupati Sofyan Kaepa Tutup Latsar CPNS, Tegaskan Disiplin ASN

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:41 WITA

Headline News

Sulteng Ekspor Durian Beku ke Tiongkok 151 Kontainer, 4.077 Ton

Kamis, 16 Apr 2026 - 16:54 WITA

Advertorial

Dinkes Banggai Laut Gelar Pemeriksaan Gratis di HUT ke-62 Sulteng

Senin, 13 Apr 2026 - 09:11 WITA