SENAYAN, KABAR BENGGAWI – Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menilai target lifting minyak dan gas bumi yang ditargetkan pemerintah yakni masing-masing sebesar 703 ribu barel dan 1.036 ribu barel setara minyak per hari merupakan hal yang wajar. Meskipun untuk mewujudkan itu semua butuh ekstra kerja keras.
Hal ini diungkapkan Sugeng saat ditemui Parlementaria usai mengikuti Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI, dan DPD RI, serta rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021-2022 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2021).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Menurut saya apa yang ditargetkan pemerintah dalam pidato presiden tentang RAPBN Tahun 2022 hal yang wajar. Meski pun membutuhkan ekstra kerja keras. Mengingat dua blok besar kita, yakni Blok Cepu dan Blok Rokan masing-masing sudah mature. Istilahnya di hulu sendiri sudah ada semacam natural decline kurang lebih sebesar 4-6 persen. Bagaimana kita mempertahankan itu saja sudah bagus, kalau kita bisa mempertahankan tidak turun secara alamiah,” ujarnya.
Selain itu, Blok Cepu misalnya, telah ditemukan cadangan baru yang cukup signifikan, kurang lebih akan menambah cadangan sekitar 80 ribu barel per hari. Jika sebelumnya 990 ribu barel, maka dengan adanya cadangan baru di Cepu tersebut, akan bertambah menjadi satu juta lebih barel per hari. Namun, lagi-lagi jika cadangan tersebut diproduksi setiap hari rata-rata 200-220 ribu, maka tidak lama lagi akan turun juga atau decline.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















