Perempuan Penyapu Halaman [4]

- Jurnalis

Rabu, 17 Maret 2021 - 22:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ajaib, tidak ada tawa hadirin yang seharusnya pecah melihat kelucuan ini. Hening. Sepi. Hanya terdengar tarikan napas saja. Diam-diam beberapa di antara mereka menitikkan air mata, padahal tidak ada kesedihan yang tergelar di depan mata mereka.

“Sudahlah, Pak Lebe, sahkan saja pernikahan ini,” kata seseorang dari belakang yang tidak lain dari Kuwu Syarif, tokoh desa juga. “Sayalah nanti yang bertanggung jawab.”
“Setujuuuuu….!!” tanpa aba-aba, suara hadirin bergemuruh riuh.
“Begini saja,” Pak Lebe angkat bicara. “Secara negara, pernikahan ini belum sah.”

Sontak terdengar bunyi berdengung hadirin, “Huuuuu…..!!”

Lebe melanjutkan, “Tetapi secara adat kampung, kita sahkan saja pernikahan ini, sebab Pak Kuwu yang hadiri di sini pun sudah setuju, betul?”

“Horeeee….!!!” kembali terdengar gemuruh hadirin.

Diam-diam jemari tangan kanan Hamdani meraih jemari kiri Sofiah, menumpukan di atas punggung tangannya. Ia mencuri pandang “kakak”-nya itu, sementara yang dipandang melengos, bergumam tanpa makna. Juruwarta yang cekatan mengabadikan peristiwa ini dengan tustelnya.

Meski wajahnya masih mengguratkan rasa kecewa, tetapi Hamdani merasa lega untuk sementara. Ia menarik napas panjang dan melirik lagi Sofiah yang kali ini mulai menyanyi lagi…

“diriku musafir lalu, lama hatiku beku
‘kan kusebar berita ini, aku cinta padamu…”

Sedikit legalah hati Hamdani, sebab ia tidak peduli pernikahan ini disahkan negara atau tidak, memperoleh surat nikah dari KUA atau tidak, yang lebih penting ia bisa bersama Sofiah tanpa dibayangi dugaan orang-orang menyalahi hukum dan adat. Ia ingin mengobati Sofiah dengan caranya sendiri.

Dianti, mahasiswi psikologi yang sedang kuliah kerja nyata di kampung sebelah dan bermaksud membedah perasaan Hamdani, diam-diam ikut menarik napas. Sejak tadi pagi ia sudah berbaur di antara ratusan hadirin. Mahasiswi berwajah oriental ini tiba-tiba menitikkan air mata, entah apa yang membuatnya bersedih.

Prosesi pernikahan itu berakhir.

Hadirin yang berada di dalam masjid satu persatu keluar, tetapi belum benar-benar meninggalkan lokasi itu. Mereka seolah-olah ingin mengantar kembali kedua mempelai ke rumah Tosari, rumah orangtua Sofiah. Tetapi tadi Tosari berpesan kepada istrinya bahwa ia tidak sudi lagi menerima anak perempuan satu-satunya kembali.

Membawa pengantin perempuan ke rumah orangtua Hamdani? Sejak ia berterus terang ingin menikahi Sofiah, Sumarti, emak Hamdani, menyatakan tidak sudi menerima menantu perempuan sinting. Ia siap-siap mengungsi ke kampung tetangga kalau sampai anaknya itu memaksakan diri. Kecuali Sopandi, ayahnya, yang lebih lunak dan tidak menunjukkan penolakan terbuka.

Perlahan-lahan Hamdani berdiri, menuntun Sofiah dengan sangat hati-hati ke luar dari masjid. Pak Lebe dan Pak Kuwu sudah lebih awal meninggalkan tempat itu. Beruntung, Sofiah tampak menurut, meski sesekali ia mengumpat menyebut sejumlah nama.

Baru saja pasangan pengantin itu ke luar dari masjid dan berdiri di halaman, seorang perempuan muda menyeruak dari kerumunan. Wajah tersaput angkara, napas turun-naik menahan amarah, sedang telunjuk terarah kepada Hamdani.

“Bajingan kau, Hamdan, dasar lelaki tak tahu diri!” (Bersambung)

Pepih Nugraha

Follow WhatsApp Channel www.kabarbenggawi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Rekomendasi untuk Anda

FTBM Banggai Laut: Membumikan Literasi di Banggai “Tano Monondok”
Forum Taman Bacaan Masyarakat : Hadirkan Rangkaian Kegiatan Literasi di Banggai Laut
Candu Jawaban | CERPEN
Manifestasi Rindu | Puisi
CERPEN : Perempuan Penyapu Halaman [20]
CERPEN : Perempuan Penyapu Halaman [19]
CERPEN : Perempuan Penyapu Halaman [18]
CERPEN | Perempuan Penyapu Halaman [17]
Berita ini 3 kali dibaca

Rekomendasi untuk Anda

Rabu, 11 Oktober 2023 - 17:46 WITA

FTBM Banggai Laut: Membumikan Literasi di Banggai “Tano Monondok”

Kamis, 17 Agustus 2023 - 11:51 WITA

Forum Taman Bacaan Masyarakat : Hadirkan Rangkaian Kegiatan Literasi di Banggai Laut

Kamis, 15 September 2022 - 10:47 WITA

Candu Jawaban | CERPEN

Rabu, 14 September 2022 - 21:30 WITA

Manifestasi Rindu | Puisi

Rabu, 7 April 2021 - 22:00 WITA

CERPEN : Perempuan Penyapu Halaman [20]

Berita Terbaru

Advertorial

Lantik Pengurus DPPI Banggai Laut Ini Pesan Bupati Sofyan Kaepa

Selasa, 21 Apr 2026 - 11:20 WITA

Advertorial

Bupati Sofyan Kaepa Tutup Latsar CPNS, Tegaskan Disiplin ASN

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:41 WITA

Headline News

Sulteng Ekspor Durian Beku ke Tiongkok 151 Kontainer, 4.077 Ton

Kamis, 16 Apr 2026 - 16:54 WITA

Advertorial

Dinkes Banggai Laut Gelar Pemeriksaan Gratis di HUT ke-62 Sulteng

Senin, 13 Apr 2026 - 09:11 WITA